Tutorial Membuat Plafon Piutang Pelanggan

05-07-2023 14:07:39, Dibaca: 7472

Plafon Pelanggan

Pengenalan Plafon Piutang Pelanggan

Pengaturan keuangan yang efektif sangatlah penting di dalam bisnis untuk menjaga keseimbangan dan stabilitas kas perusahaan. Salah satu strategi yang dapat membantu dalam hal ini adalah dengan menerapkan plafon piutang pelanggan. Plafon piutang pelanggan adalah batas kredit yang ditetapkan bagi pelanggan untuk membatasi jumlah utang yang dapat mereka akumulasikan.

Dalam artikel ini, kami akan memberikan panduan langkah demi langkah tentang bagaimana membuat plafon piutang pelanggan yang efisien. Dari menentukan batas kredit tiap pelanggan, hingga pembatasan berdasarkan jumlah nota yang telah jatuh tempo.

Fitur ini ditujukan kepada pemilik usaha, manajer keuangan, atau siapa pun yang bertanggung jawab atas pengelolaan keuangan dan piutang pelanggan dalam suatu perusahaan. Tutorial ini memberikan panduan praktis bagi yang ingin menerapkan plafon piutang pelanggan dengan efisien untuk meningkatkan pengelolaan keuangan perusahaan dan menjaga keseimbangan kas.

Daftar Isi

1. Menentukan Plafon Piutang Pelanggan dari Manajemen Data Pelanggan

Catatan: Kami akan menggunakan data pelanggan yang sudah terdaftar pada Erzap sebagai contoh yang digunakan pada tutorial. Untuk tutorial mendaftarkan pelanggan, baca: Tutorial Pendaftaran Pelanggan

Anda dapat mengakses menu Pelanggan, dan klik Manajemen Data, untuk menentukan plafon piutang pelanggan dari manajemen data pelanggan.

Menu Pelanggan - Manajemen Data

Anda akan masuk ke halaman Daftar Data Pelanggan. Pada halaman ini Anda dapat mencari data pelanggan melalui filter pencarian yang berada di bagian kanan halaman.

Daftar Data Pelanggan

Langkah-Langkah Mengubah Data Pelanggan

Klik tombol Edit untuk melakukan perubahan data pelanggan.

Tombol Edit Data Pelanggan

Berikut adalah halaman Edit Data Pelanggan:

Halaman Edit Data Pelanggan

Mengisi Nilai Plafon dan Plafon Jumlah Nota

Anda dapat menentukan dua jenis plafon untuk setiap pelanggan:

Form Nilai Plafon dan Plafon Jumlah Nota

Jenis Plafon Fungsi
Nilai Plafon Piutang Membatasi pelanggan dalam nominal/nilai piutang dari pelanggan tersebut
Plafon Jumlah Nota Menghitung berapa batas/plafon berdasarkan jumlah nota yang telah jatuh tempo

Studi Kasus: Plafon Piutang Pelanggan

Data Pelanggan:

  • Nama: Jaya Suarta
  • Nilai Plafon: Rp 1.000.000
  • Plafon Jumlah Nota: 3 nota

Dengan demikian, pelanggan tersebut memiliki batasan piutang sebesar Rp 1.000.000 dan batasan jumlah nota sebanyak 3 nota.

Contoh Penerapan Plafon

Pelanggan melakukan transaksi pembelian yang sudah jatuh tempo sebagai berikut:

  1. Transaksi pembelian pertama dengan nilai faktur sebesar Rp 500.000
  2. Transaksi pembelian kedua dengan nilai faktur sebesar Rp 250.000
  3. Transaksi pembelian ketiga dengan nilai faktur sebesar Rp 250.000

Hasil: Dengan Nilai Plafon sebesar Rp 1.000.000, batasan telah terpenuhi dan pelanggan tersebut tidak dapat melakukan pembelian piutang lagi. Demikian juga jika sudah terdapat 3 nota yang sudah jatuh tempo.

Tujuan Plafon Jumlah Nota: Fitur ini bertujuan agar pelanggan yang memiliki penjualan jatuh tempo segera melunasi piutang terlebih dahulu sebelum melanjutkan transaksi.

Catatan: Jika tidak ada pembatasan piutang untuk pelanggan tersebut, Anda dapat mengisikan kolom Nilai Plafon menjadi 0 atau dikosongkan, sama seperti dengan kolom Plafon Jumlah Nota.

Menyimpan Perubahan

Ketika sudah mengisikan Nilai Plafon, klik icon Simpan.

Icon Simpan


2. Melihat Plafon Piutang Pelanggan dari Penjualan

Anda dapat melihat plafon tersebut dari menu penjualan berupa Faktur Penjualan, POS Web, dan juga POS Android.

Catatan: Kami akan melakukan penjualan melalui Faktur Penjualan sebagai contoh pada tutorial.

Membuat Faktur Penjualan Baru

Anda dapat mengakses menu Penjualan, pilih Faktur Penjualan, dan klik Buat Baru untuk melakukan transaksi melalui Faktur Penjualan.

Menu Penjualan - Faktur Penjualan

Melihat Informasi Plafon Pelanggan

Anda akan masuk ke halaman Pencatatan Transaksi Penjualan. Pada kolom pelanggan, ketika pelanggan tersebut memiliki plafon piutang, akan tertera informasi:

  • Plafon piutang
  • Sisa Piutang
  • Jatuh Tempo
  • Deposit dari pelanggan

Informasi Plafon Pelanggan

Melihat Detail Piutang Jatuh Tempo

Klik pada icon View pada informasi jatuh tempo untuk melihat Piutang Nota Jatuh Tempo.

Icon View Jatuh Tempo

Berikut adalah pop-up halaman Piutang Jatuh Tempo. Anda dapat:

  • Klik Lihat Nota untuk melihat detail nota tersebut
  • Klik Proses Piutang untuk memproses piutang, dan Anda akan diarahkan ke halaman Pembayaran Piutang Usaha

Pop-up Piutang Jatuh Tempo


Tanya Jawab Seputar Plafon Piutang Pelanggan

Apa itu Plafon Piutang Pelanggan?

Plafon piutang pelanggan adalah batas kredit yang ditetapkan bagi pelanggan untuk membatasi jumlah utang yang dapat mereka akumulasikan dari transaksi penjualan secara kredit.

Apa perbedaan antara Nilai Plafon dan Plafon Jumlah Nota?

Nilai Plafon membatasi jumlah nominal uang yang dapat dipiutangkan, sementara Plafon Jumlah Nota membatasi berapa banyak nota/transaksi yang dapat jatuh tempo sekaligus.

Bisakah saya mengatur plafon yang berbeda untuk setiap pelanggan?

Ya, Anda dapat mengatur plafon piutang yang berbeda untuk setiap pelanggan sesuai dengan kemampuan dan profil kredit mereka melalui halaman Edit Data Pelanggan.

Apa yang terjadi jika pelanggan melebihi plafon piutang?

Ketika pelanggan mencapai batas plafon yang telah ditetapkan, sistem Erzap tidak akan memperbolehkan pelanggan melakukan transaksi penjualan kredit tambahan sampai sebagian piutang mereka dilunasi.

Bagaimana cara menghapus atau mengatur ulang plafon piutang?

Anda dapat mengatur ulang plafon dengan mengisikan nilai 0 atau mengosongkan kolom Nilai Plafon dan Plafon Jumlah Nota di halaman Edit Data Pelanggan, kemudian klik Simpan.


Kesimpulan

Plafon piutang pelanggan adalah alat penting dalam mengelola risiko kredit dan menjaga stabilitas kas perusahaan. Dengan mengikuti panduan di atas, Anda dapat dengan mudah mengatur dan memantau plafon piutang untuk setiap pelanggan di Erzap. Gunakan fitur ini untuk memaksimalkan efisiensi dan efektivitas bisnis Anda!


Sekian penjelasan terkait Tutorial Membuat Plafon Piutang Pelanggan. Untuk pertanyaan lebih lanjut, silakan menghubungi kami melalui kontak yang tersedia di halaman ERZAP. Terima kasih.

Siap mengelola produksi dengan lebih efisien? Mulai sekarang dengan ERZAP ERP.

Coba Gratis 14 Hari — Tanpa Kartu Kredit
Bill of Materials ERP Indonesia: Standarisasi Formula Produksi UKM

Bill of Materials ERP Indonesia: Standarisasi Formula Produksi UKM

22-05-2026 - Dibaca: 883 kali.
Bill of Materials ERP Indonesia: panduan lengkap BOM digital di Erzap untuk standarisasi formula produksi, kalkulasi HPP akurat, dan efisiensi manufaktur UKM.
Baca selengkapnya...
Sinkronisasi TikTok Shop dengan Erzap: Panduan Lengkap Omnichannel

Sinkronisasi TikTok Shop dengan Erzap: Panduan Lengkap Omnichannel

28-04-2023 - Dibaca: 12519 kali.
Panduan lengkap sinkronisasi TikTok Shop dengan Erzap untuk mengelola produk, stok, dan harga dari satu dashboard omnichannel terpadu.
Baca selengkapnya...
Melihat Laporan Buku Besar

Melihat Laporan Buku Besar

12-01-2018 - Dibaca: 12113 kali.
Buku Besar adalah buku yang berisi kumpulan akun yang ada dalam laporan keuangan. Buku ini mencatat perubahan-perubahan yang terjadi pada masing-masing akun. Setiap transaksi yang telah dicatat dalam jurnal akan dipindahkan ke Buku Besar secara berkala.
Baca selengkapnya...

Relevansi Akuntansi dengan Bisnis: Fungsi, Manfaat, dan Cara Otomatisasinya

03-09-2022 - Dibaca: 4381 kali.
Pelajari relevansi akuntansi dalam bisnis: fungsi, manfaat, dan cara otomatisasi laporan keuangan dengan sistem ERP untuk UKM Indonesia.
Baca selengkapnya...
Sistem Voucher Diskon Toko: Kelola Kode Promo Agar Tidak Bocor dan Mudah Dilacak

Sistem Voucher Diskon Toko: Kelola Kode Promo Agar Tidak Bocor dan Mudah Dilacak

04-05-2026 - Dibaca: 447 kali.
Panduan sistem voucher diskon toko yang terkontrol — dari kode reusable hingga single-use — agar program promo efektif, terukur, dan tidak bocor.
Baca selengkapnya...