Tutorial Laporan Arus Kas Erzap ERP

13-10-2023 14:29:49, Dibaca: 6722

Hero image Erzap ERP Laporan Arus Kas

Dalam dunia bisnis yang terus berubah dan kompetitif, menjaga kesehatan keuangan perusahaan merupakan salah satu kunci kesuksesan. Salah satu alat yang paling penting dalam mengukur kesehatan keuangan suatu bisnis adalah laporan arus kas. Meskipun sering kali dianggap lebih teknis dan kompleks dibandingkan dengan laporan keuangan lainnya, arus kas sebenarnya adalah pandangan jelas tentang uang yang masuk dan keluar dari perusahaan.


1. Kategori Utama Arus Kas

Arus kas adalah istilah yang digunakan dalam bidang keuangan untuk menggambarkan aliran masuk dan keluar uang dari suatu perusahaan atau entitas bisnis selama periode waktu tertentu. Arus kas mencerminkan seberapa baik perusahaan dapat menghasilkan uang tunai dari operasinya (arus kas masuk) dan seberapa baik perusahaan dapat mengelola pengeluaran dan pembayaran (arus kas keluar).

Arus kas sangat penting dalam mengukur kesehatan keuangan perusahaan karena dari arus kas Anda dapat menganalisa kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajibannya, membayar utang, berinvestasi dalam operasi dan pertumbuhan, serta memberikan pengembalian kepada pemegang saham. Analisis arus kas membantu manajemen dan investor memahami sejauh mana perusahaan dapat menghasilkan uang tunai yang diperlukan untuk menjalankan bisnisnya.

Arus kas dapat dikelompokkan ke dalam tiga kategori utama: arus kas operasional, arus kas investasi, dan arus kas pendanaan. Berikut adalah penjelasan lebih lanjut tentang masing-masing kategori:

Tiga Kategori Utama Arus Kas

  1. Arus Kas dari Aktivitas Operasional (Cash Flow from Operating Activities)
    Ini mencerminkan uang tunai yang dihasilkan atau digunakan oleh perusahaan dari aktivitas operasionalnya. Ini mencakup penerimaan dari penjualan produk atau jasa, pembayaran kepada pemasok, gaji dan upah karyawan, serta pembayaran pajak.

  2. Arus Kas dari Aktivitas Investasi (Cash Flow from Investing Activities)
    Ini mencakup pengeluaran uang tunai untuk investasi dalam aset tetap seperti tanah, gedung, peralatan, atau investasi keuangan lainnya. Arus kas ini juga mencakup penerimaan uang tunai dari penjualan aset-aset tersebut.

  3. Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan (Cash Flow from Financing Activities)
    Ini mencakup transaksi keuangan dengan pemegang saham dan kreditor, termasuk penerimaan uang tunai dari penjualan saham atau penerbitan obligasi, serta pembayaran dividen kepada pemegang saham atau pembayaran pokok dan bunga pinjaman.

Memonitor arus kas dalam ketiga kategori ini sangat penting untuk manajemen keuangan yang efektif. Hal ini membantu perusahaan memahami dari mana uang datang dan ke mana uang itu pergi, serta membantu dalam perencanaan keuangan jangka panjang.


2. Fungsi Utama Arus Kas

Arus kas memiliki beberapa fungsi utama dalam konteks keuangan perusahaan. Berikut adalah penjelasan fungsi-fungsi tersebut:

8 Fungsi Utama Arus Kas dalam Manajemen Keuangan

  1. Pemantauan Kesehatan Keuangan
    Arus kas membantu dalam memantau kesehatan keuangan suatu perusahaan. Dengan melihat masuk dan keluarnya uang tunai, perusahaan dapat mengevaluasi apakah mereka memiliki cukup likuiditas untuk memenuhi kewajiban finansialnya.

  2. Perencanaan Keuangan
    Arus kas memungkinkan perencanaan keuangan yang efektif. Perusahaan dapat merencanakan pembayaran hutang, pengeluaran modal, dan investasi masa depan berdasarkan proyeksi arus kas.

  3. Pengambilan Keputusan
    Arus kas membantu manajer dalam pengambilan keputusan yang cerdas. Dengan memahami arus kas, manajer dapat menilai apakah perlu menggali sumber pendanaan tambahan atau mengurangi pengeluaran.

  4. Evaluasi Kinerja Bisnis
    Analisis arus kas dapat digunakan untuk mengevaluasi kinerja bisnis dari waktu ke waktu. Perubahan dalam pola arus kas dapat memberikan wawasan tentang seberapa baik atau buruk suatu bisnis berkinerja.

  5. Menilai Kemampuan untuk Membayar Utang
    Arus kas membantu perusahaan menilai kemampuannya untuk membayar utang saat jatuh tempo. Jika arus kas cukup, perusahaan dapat membayar utangnya tanpa kesulitan keuangan.

  6. Pemantauan Efisiensi Operasional
    Dengan melihat arus kas dari aktivitas operasional, perusahaan dapat mengevaluasi seberapa efisien operasionalnya. Penurunan arus kas dari operasional mungkin menunjukkan masalah di dalam bisnis yang perlu diatasi.

  7. Menilai Investasi
    Arus kas membantu dalam menilai investasi potensial. Perusahaan dapat mengevaluasi nilai investasi berdasarkan potensi arus kas yang akan dihasilkan di masa depan.

  8. Komunikasi dengan Pemegang Saham dan Investor
    Laporan arus kas juga penting bagi investor dan pemegang saham. Mereka melihat arus kas sebagai indikator keuangan yang kuat dan kemampuan perusahaan untuk menghasilkan keuntungan dan mempertahankan pertumbuhan.

Pemahaman yang baik tentang arus kas sangat penting bagi manajemen perusahaan, investor, kreditor, dan semua pihak yang terlibat dalam keputusan keuangan terkait bisnis.

Aspek Cara Manual Dengan Erzap ERP
Pengumpulan Data Manual dari berbagai dokumen, rawan kesalahan Otomatis terintegrasi dari semua transaksi
Waktu Pembuatan Membutuhkan waktu lama, bisa berhari-hari Instant, real-time, beberapa klik saja
Akurasi Tinggi risiko human error Akurat dan konsisten 100%
Analisis Terbatas pada perhitungan dasar Analisis mendalam dengan visualisasi grafik
Filter & Ekspor Tidak ada atau terbatas Filter by outlet, tahun, bulan; ekspor PDF/Email
Audit Trail Sulit untuk tracking perubahan Lengkap & terverifikasi untuk compliance

Banner Erzap ERP

Automatisasi adalah kunci dalam mengelola kas perusahaan dengan efisien. Erzap ERP memungkinkan otomatisasi sejumlah tugas keuangan, termasuk dalam membuat laporan arus kas. Berikut adalah tutorial untuk melihat arus kas pada sistem Erzap ERP.


3. Pemberian Hak Akses Arus Kas

Sebelum pengguna dapat mengakses fitur Laporan Arus Kas, Anda perlu memberikan hak akses terlebih dahulu. Berikut langkah-langkahnya:

Langkah-Langkah Pemberian Hak Akses

Langkah 1: Buka Menu Administrator

Pemberian hak akses dapat dilakukan melalui menu Administrator, lalu pilih User, kemudian klik Tipe User.

Menu Administrator User Tipe User

Langkah 2: Pilih User dan Edit

Kemudian pilih User yang akan diberikan hak akses, lalu klik menu Edit.

Tombol Edit User

Langkah 3: Pilih Fungsi Akunting

Pada halaman Perubahan Data Tipe User, pilih daftar fungsi Akunting.

Pilihan Fungsi Akunting

Langkah 4: Tandai Laporan Arus Kas

Temukan pilihan Laporan - Arus Kas, lalu tandai checkbox tersebut.

Checkbox Laporan Arus Kas

Langkah 5: Simpan Perubahan

Kemudian klik tombol Simpan untuk menyelesaikan proses pemberian hak akses user.

Tombol Simpan

Sekian langkah-langkah untuk memberikan hak akses pada fitur Laporan Arus Kas. Sekarang pengguna sudah dapat mengakses fitur tersebut. Berikutnya adalah langkah-langkah untuk melihat Laporan Arus Kas.


4. Melihat Laporan Arus Kas

Setelah hak akses diberikan, berikut adalah langkah-langkah untuk melihat dan menggunakan fitur Laporan Arus Kas di Erzap ERP:

Langkah-Langkah Melihat Laporan Arus Kas

Langkah 1: Akses Menu Akunting

Melihat laporan Arus Kas dapat dilakukan melalui menu Akunting, lalu pilih Laporan, kemudian klik menu Arus Kas.

Menu Akunting Laporan Arus Kas

Langkah 2: Halaman Laporan Arus Kas

Anda akan masuk ke halaman Laporan Arus Kas seperti gambar berikut.

Halaman Laporan Arus Kas

Langkah 3: Atur Filter Laporan

Tentukan terlebih dahulu kriteria laporan yang ingin ditampilkan dengan mengisi filter Outlet, Tahun, dan Bulan.

Filter Laporan Arus Kas

Contoh Pemilihan Outlet:

Pemilihan Outlet

Contoh Pemilihan Tahun:

Pemilihan Tahun

Contoh Pemilihan Bulan:

Pemilihan Bulan

Langkah 4: Tampilkan Laporan

Setelah kriteria terisi, Anda dapat menampilkan laporan arus kas dengan mengklik menu Filter Ikon Filter atau menu Cari Ikon Cari.

Membaca Laporan Arus Kas

Berikut adalah contoh lengkap dari Laporan Arus Kas yang ditampilkan:

Contoh Laporan Arus Kas Lengkap

Arus Kas dari Aktivitas Operasional

Anda dapat melihat laporan Arus Kas dari Aktivitas Operasional, yang menampilkan arus kas dari kegiatan operasional perusahaan:

Laporan Arus Kas Aktivitas Operasional

Arus Kas dari Aktivitas Investasi

Laporan Arus Kas dari Aktivitas Investasi menunjukkan arus kas yang terkait dengan investasi perusahaan:

Laporan Arus Kas Aktivitas Investasi

Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan

Serta Laporan Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan menggambarkan transaksi keuangan dengan stakeholder:

Laporan Arus Kas Aktivitas Pendanaan

Mengekspor dan Mengirim Laporan

Berikutnya Anda dapat mencetak, menyimpan, atau mengirim Laporan Arus Kas dengan opsi berikut:

  • Print Ikon Print — untuk mencetak laporan
  • PDF Ikon PDF — untuk menyimpan laporan dalam format PDF
  • Email Ikon Email — untuk mengirim laporan langsung via email

Cara Mengirim Laporan sebagai Email:

Berikut adalah contoh jika Anda ingin mengirim laporan arus kas sebagai email:

  1. Tuliskan Alamat Email (gunakan tanda koma "," sebagai pemisah untuk multiple alamat)
  2. Tuliskan Pesan yang ingin disertakan
  3. Klik tombol Kirim untuk mengirim email

Form Pengiriman Email Laporan


FAQ

Q: Bagaimana cara memberikan hak akses laporan arus kas kepada user di Erzap ERP?

A: Buka menu Administrator > User > Tipe User, pilih user yang akan diberi akses, klik Edit, pilih fungsi Akunting, tandai checkbox Laporan - Arus Kas, lalu klik Simpan.

Q: Di mana letak menu untuk melihat laporan arus kas di Erzap ERP?

A: Laporan arus kas dapat diakses melalui menu Akunting > Laporan > Arus Kas di sistem Erzap ERP.

Q: Apa saja filter yang tersedia untuk melihat laporan arus kas?

A: Filter yang tersedia adalah Outlet, Tahun, dan Bulan. Setelah mengisi kriteria tersebut, Anda dapat menampilkan laporan dengan mengklik menu Filter atau Cari.

Q: Bagaimana cara mengirim laporan arus kas melalui email di Erzap ERP?

A: Klik tombol Email pada laporan, tuliskan alamat email (gunakan koma untuk multiple alamat), isi pesan yang ingin disertakan, lalu klik tombol Kirim.

Q: Apa saja format file yang bisa digunakan untuk menyimpan laporan arus kas?

A: Laporan arus kas dapat disimpan dalam format PDF melalui opsi PDF yang tersedia di halaman laporan.


Sekian penjelasan terkait Tutorial Laporan Arus Kas Erzap ERP. Untuk pertanyaan lebih lanjut, silakan menghubungi kami melalui kontak yang tersedia di halaman ERZAP. Terima kasih.

Siap mengelola produksi dengan lebih efisien? Mulai sekarang dengan ERZAP ERP.

Coba Gratis 14 Hari — Tanpa Kartu Kredit
Tutorial Membuat Plafon Piutang Pelanggan

Tutorial Membuat Plafon Piutang Pelanggan

05-07-2023 - Dibaca: 7175 kali.
Panduan lengkap membuat plafon piutang pelanggan di Erzap untuk mengelola batas kredit, nota jatuh tempo, dan stabilitas kas bisnis Anda.
Baca selengkapnya...
Tutorial Fitur Pesanan Penjualan untuk Sales di Aplikasi Erzap Teams

Tutorial Fitur Pesanan Penjualan untuk Sales di Aplikasi Erzap Teams

25-01-2023 - Dibaca: 6368 kali.
Panduan lengkap fitur pesanan penjualan untuk sales di Erzap Teams. Buat pesanan via smartphone tanpa perlu back office dengan mudah dan cepat.
Baca selengkapnya...
Alur Ambil Batch di Fitur Pick Pack: Panduan Warehouse Management System

Alur Ambil Batch di Fitur Pick Pack: Panduan Warehouse Management System

28-04-2026 - Dibaca: 1450 kali.
Panduan lengkap ambil batch di fitur Pick Pack Erzap. Pelajari proses picking otomatis, konfirmasi barcode, dan tingkatkan efisiensi warehouse management system.
Baca selengkapnya...
Tutorial Fitur Voucher pada Erzap ERP

Tutorial Fitur Voucher pada Erzap ERP

28-09-2023 - Dibaca: 10653 kali.
Tutorial lengkap fitur Voucher Erzap ERP: membuat voucher, re-usable, nominal persen, import Excel, dan penggunaan di POS Web & Android untuk strategi pemasaran.
Baca selengkapnya...
Proses Gaji dengan Erzap

Proses Gaji dengan Erzap

17-06-2020 - Dibaca: 13149 kali.
Gajian adalah momen yang paling ditunggu oleh pegawai pada perusahaan manapun. Momen yang umumnya terjadi sebulan sekali ini meliputi proses pembayaran upah atas pekerjaan yang telah dilaksanakan pegawai. Walaupun menyenangkan untuk para pegawai, kegiatan ini cukup rumit untuk bagian HRD/Personalia dan Akunting, terutama jika dilakukan secara manual tanpa bantuan Sistem. Sebab pada Perusahaan level menengah keatas, Gajian tidak hanya mencatat Gaji Pokok, namun juga Bonus, Uang Lembur, Tunjangan, Kasbon dan lain-lain. Untuk mempermudah proses penggajian pegawai, Erzap me-release fitur Penggajian Pegawai pada tahun 2018. Kini Erzap telah melakukan Update pada fitur Manajemen Data Pegawai dan juga fitur Penggajian untuk pencatatan pembukuan dan rekap yang lebih akurat dan lebih detail.
Baca selengkapnya...