Tutorial Pencatatan Retur Tukar Barang ke Supplier

03-09-2026 13:46:34, Dibaca: 97

Tujuan

Proses ini digunakan ketika barang diretur ke supplier untuk ditukar dengan barang baru. Karena proses penukaran membutuhkan waktu, diperlukan penanda agar stok yang sedang dalam proses retur tetap dapat dipantau.

Langkah-Langkah

1. Siapkan Gudang Retur

Buat satu gudang baru dengan nama Gudang Retur.

Gudang ini berfungsi sebagai tempat penyimpanan sementara untuk barang yang sedang menunggu proses penukaran dari supplier.


2. Pindahkan Barang ke Gudang Retur

Saat barang akan diretur ke supplier, lakukan Pemindahan Stok dari Gudang Utama ke Gudang Retur.

Dengan cara ini, stok di gudang utama akan berkurang dan barang yang sedang diproses retur dapat dipantau dengan mudah.


3. Buat Penjualan Konsinyasi

Ketika supplier mengambil barang yang diretur, buat transaksi Penjualan dengan Termin Konsinyasi dengan ketentuan berikut:

  • Buat Pelanggan baru menggunakan nama Supplier yang bersangkutan.

  • Masukkan barang yang diambil oleh supplier sesuai jumlahnya.

Transaksi ini berfungsi sebagai penanda bahwa barang tersebut sedang berada di pihak supplier untuk proses penukaran.

*Catatan: Setelah Penjualan Konsinyasi tersimpan, anda dapat melihat data barang yang berada di supplier (masih dalam proses penukaran) melalui Rekap Penjualan Konsinyasi. Selama transaksi penjualan konsinyasi tersebut belum dibatalkan, berarti barang masih berada di supplier.


4. Batalkan Penjualan Konsinyasi

Setelah supplier mengembalikan barang pengganti, lakukan Pembatalan Penjualan Konsinyasi yang telah dibuat sebelumnya.

Dengan demikian, status barang yang sebelumnya berada di supplier akan selesai.


5. Kembalikan Stok ke Gudang Utama

Terakhir, lakukan Mutasi Stok dari Gudang Retur kembali ke Gudang Utama.

Proses retur selesai dan stok barang kembali tersedia untuk dijual.


Ringkasan Alur

  1. Buat Gudang Retur.

  2. Mutasikan barang dari Gudang Utama → Gudang Retur.

  3. Saat supplier mengambil barang, buat Penjualan Konsinyasi menggunakan nama supplier sebagai pelanggan.

  4. Barang yang masih berada di supplier dapat dipantau melalui Rekap Penjualan Konsinyasi.

  5. Setelah barang pengganti diterima, batalkan Penjualan Konsinyasi.

  6. Mutasikan barang dari Gudang Retur → Gudang Utama.

Pemasangan Barcode Scanner pada ERZAP Lite Android

Pemasangan Barcode Scanner pada ERZAP Lite Android

18-01-2019 - Dibaca: 12533 kali.
pada Sistem ERZAP, Baik pada VersI Web dan Android mendukung penggunaan Barcode Scanner. Pada Tutorial kali ini, kami akan menjelaskan cara pemasangan Barcode Scanner pada Erzap Lite Android
Baca selengkapnya...
SCM dan Supply Chain Partners: Fungsi, Jenis, dan Cara Mengelolanya dengan ERP

SCM dan Supply Chain Partners: Fungsi, Jenis, dan Cara Mengelolanya dengan ERP

28-09-2022 - Dibaca: 6638 kali.
Pahami SCM, jenis supply chain partners, dan cara mengelola rantai pasok bisnis UKM secara efisien dengan software ERP terintegrasi.
Baca selengkapnya...
Stop Gunakan Mesin Kasir, Mulailah Beralih ke Software POS

Stop Gunakan Mesin Kasir, Mulailah Beralih ke Software POS

24-12-2021 - Dibaca: 8375 kali.
Manajemen bisnis menjadi lebih mudah dan akurat dengan Sistem POS terpercaya. Daftar ERZAP sekarang juga!
Baca selengkapnya...
Tutorial Pick Pack Alur: Cetak Resi → Packing → Kirim (Warehouse Management System)

Tutorial Pick Pack Alur: Cetak Resi → Packing → Kirim (Warehouse Management System)

18-04-2026 - Dibaca: 2013 kali.
Panduan lengkap alur Pick Pack di Erzap WMS: dari cetak resi, packing pesanan, hingga pengiriman. Tingkatkan efisiensi fulfillment warehouse Anda.
Baca selengkapnya...
Cara Setting Customer Display IMIN D3 D4

Cara Setting Customer Display IMIN D3 D4

17-12-2021 - Dibaca: 8988 kali.
Lakukan Settingan berikut ini pada Device Imin anda untuk mengoptimalkan Customer Display, terutama jika terjadi masalah atau bugs saat Display ditampilkan
Baca selengkapnya...