Kas Masuk & Kas Keluar

08-08-2020 11:43:56, Dibaca: 17482


Kas adalah aset keuangan perusahaan yang digunakan untuk kegiatan operasional perusahaan tersebut. Kas adalah alat pembayaran yang dapat digunakan secara bebas untuk membiayai kegiatan entitas. Umumnya nominal kas bertambah dan berkurang akibat penjualan atau pembelian pada perusahaan. Namun, ada kondisi dimana kas mengalami pertambahan maupun pengurangan nilai akibat kebutuhan diluar perusahaan.

Untuk pencatatan terkait pertambahan atau pengurangan nilai Kas, Erzap memiliki Fitur Kas Masuk dan Kas Keluar yang memungkinkan pengguna untuk memberi pertambahan nilai maupun pengurangan nilai Kas secara langsung.

Bagaimana cara kerja Kas Masuk dan Kas Keluar pada Erzap ? Bagaimana cara penggunaannya ? 
Simak Tutorial ini untuk mempelajari detail Kas Masuk dan Kas Keluar 

Tutorial ini dibagi menjadi dua bagan yaitu:

A. Menginputkan Kas Masuk

B. Menginputkan Kas Keluar

 


A. Menginputkan Kas Masuk


Kas masuk adalah kondisi dimana perusahaan memperoleh kas dari luar kegiatan perusahaan. 

 PENTING ! 

  • Kapan Menggunakan Kas Masuk ?

Kas Masuk selalu digunakan pada saat awal penggunaan Sistem untuk mengisi nilai dari masing-masing akun Kas yang masih kosong.
Kas Masuk juga dapat digunakan ketika perusahaan menerima sejumlah nominal yang didapat dari kegiatan diluar perusahaan.

  • Aktifitas Kas Masuk tidak mempengaruhi dan tidak tergolong Laba, karena aktifitas ini mempengaruhi nilai Modal Awal secara langsung.
  • Dihimbau untuk tidak menggunakan Kas Masuk untuk menyesuaikan Nilai Kas Sistem dan Nilai Kas pada kenyataan dengan alasan agar kas menjadi balance.

Berikut langkah-langkah untuk menginputkan Kas Masuk :

1. Akses Akunting > Transaksi Kas > Kas Masuk

2. Akan muncul laman Transaksi Kas Masuk. Isi informasi pada kolom-kolom yang disediakan.

3. Pilih Outlet.

4. Setelah Outlet terpilih, maka Akun Kas pada outlet tersebut akan muncul pada Tabel Saldo
NOTE : Akun Kas yang belum pernah digunakan dalam transaksi tidak akan muncul pada tabel ini.

5. Inputkan tanggal transaksi.

6. Pilih Kas yang hendak ditambahkan nilainya.

7. Inputkan jumlah nominal pada kolom Saldo.

8. Terakhir, klik ikon Disket untuk menyimpan Transaksi

9. Erzap akan mencatat jurnal secara otomatis terkait Transaksi Kas Masuk

 


B. Menginputkan Kas Keluar


Kas keluar adalah kondisi dimana perusahaan mengeluarkan sejumlah nominal kas untuk biaya di luar kegiatan perusahaan.

 PENTING ! 

  • Kapan Menggunakan Kas Keluar ?

Kas Keluar digunakan ketika perusahaan mengeluarkan sejumlah nominal untuk keperluan/biaya diluar kegiatan perusahaan.

  • Aktifitas Kas Keluar tidak mempengaruhi dan tidak tergolong Beban, karena aktifitas ini mempengaruhi nilai Modal Awal secara langsung.
  • Dihimbau untuk tidak menggunakan Kas Keluar untuk menyesuaikan Nilai Kas Sistem dan Nilai Kas pada kenyataan dengan alasan agar kas menjadi balance.

Berikut langkah-langkah untuk menginputkan Kas Keluar :

1. Akses Akunting > Transaksi > Kas Keluar

2. Akan muncul laman Transaksi Kas Masuk. Isi informasi pada kolom-kolom yang disediakan.

3. Pilih Outlet

4. Setelah Outlet terpilih, maka Akun Kas pada outlet tersebut akan muncul pada Tabel Saldo
NOTE : Akun Kas yang belum pernah digunakan dalam transaksi tidak akan muncul pada tabel ini.

5. Inputkan Tanggal transaksi

6. Pilih Kas yang mengalami pengurangan nominal.

7. Input nominal nilai kas yang dikeluarkan pada kolom Saldo

8. klik Ikon Disket untuk menyimpan Transaksi.

9. Setelah tesimpan, Erzap akan otomatis menerbitkan Jurnal terkait Transaksi Kas Keluar


Sekian tutorial Kas Masuk & Kas Keluar dari kami dan jika dirasa ada pertanyaan lebih lanjut anda bisa langsung menghubungi kami pada kontak yang telah disediakan pada halaman ERZAP, Terima Kasih.

Belum punya akun ERZAP ? daftarkan usaha anda sekarang juga.


 

 

Tutorial Menentukan Sales Area untuk Penjualan

Tutorial Menentukan Sales Area untuk Penjualan

20-06-2023 - Dibaca: 7670 kali.
Pelajari cara menentukan sales area di Erzap untuk mengoptimalkan strategi penjualan Anda. Panduan lengkap membuat sales area, data sales, dan manajemen pelanggan.
Baca selengkapnya...
Faktur Pajak Elektronik (e-Faktur) dan Coretax DJP: Panduan Lengkap PKP

Faktur Pajak Elektronik (e-Faktur) dan Coretax DJP: Panduan Lengkap PKP

25-04-2026 - Dibaca: 805 kali.
Panduan lengkap e-Faktur dan Coretax DJP: pengertian, kewajiban PKP, proses penerbitan, integrasi ERP, hingga sanksi pelanggaran PPN di Indonesia.
Baca selengkapnya...
Penggunaan Fitur Harga Jual Minimum

Penggunaan Fitur Harga Jual Minimum

02-11-2018 - Dibaca: 7568 kali.
ERZ4P menyediakan fitur untuk memberi batasan harga jual terendah agar kasir anda tidak menjual harga dibawah harga jual minimum yang sudah ditentukan. Di Tutorial kali ini kami akan menjelaskan cara menggunakan fitur Harga Jual Minimum pada ERZAP
Baca selengkapnya...

Sistem Informasi Manajemen: Pengertian, Jenis, dan Perannya

25-04-2026 - Dibaca: 530 kali.
Pelajari pengertian SIM, jenis sistem (TPS, MIS, DSS, EIS), komponen, dan peran dalam pengambilan keputusan bisnis serta implementasi ERP modern.
Baca selengkapnya...
Faktur Pajak Masukan

Faktur Pajak Masukan

21-09-2020 - Dibaca: 11930 kali.
Mencatat Faktur Pajak Masukan itu Sulit Tanpa Bantuan Sistem! Dalam sebuah perusahaan baik dagang maupun jasa akan mengalami kesulitan dalam mencatat Faktur Pajak Masukan, mengapa begitu ? Karena Perusahaan tidak melakukan Pembelian terhadap satu Supplier (PKP) saja, namun dari banyak Supplier. Ditambah lagi, satu Supplier saja dapat melakukan banyak Penjualan ke Perusahaan anda dimana Penjualan dari mereka ini akan mengharuskan anda menerbitkan banyak Faktur Pajak Masukan. Maka dari itu dibutuhkan bantuan Sistem seperti Erzap contohnya. Fungsinya untuk melacak, mendata, dan memproses sekian banyak Faktur Pajak Masukan dari berbagai Supplier. Dalam Tutorial kali ini kami akan menjelaskan secara detail tentang memproses Faktur Pajak Masukan pada Sistem Erzap yang tentunya dapat anda lakukan dengan praktis !
Baca selengkapnya...